Sosialisasi dan Perubahan Sosial


Sosialisasi dan Perubahan Sosial

Sosialisasi tentang penduduk miskin
- penduduk harus lebih kreatif sehingga mampu bersaing dan tidak tertinggal.
perubahan sosial
sosial atau dalam pergaulan penduduk miskin akan lebih terbelakang dalam berbagai aspek.

Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya
Faktor pendorong perubahan sosial budaya adalah sebagai berikut.
Timbunan Kebudayaan dan Penemuan Baru
Perubahan Jumlah Penduduk
Pertentangan atau Konflik
Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi
Sistem Terbuka Lapisan Masyarakat
Sikap Menghargai Hasil Karya Seseorang dan Keinginan untuk Maju
Sistem Pendidikan Formal yang Maju
Orientasi ke Masa Depan
Akulturasi
AsimilasiPengertian Penyimpangan Sosial

Penyimpangan sosial adalah perilaku seseorang yang dinilai tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku dalam suatu masyarakat. Ukuran yang menjadi dasar penilaian perilaku menyimpang di masyarakat menurut Bruce J.Cohen tidak terletak pada sifat baik atau buruknya sebuah perilaku, tetapi lebih menurut pada ukuran norma sosial masyarakat tersebut.

Berikut beberapa faktor Mengapa penyimpangan sosial bisa terjadi:

Ada banyak faktor yang memengaruhi terjadinya penyimpangan sosial yang dilakukan seseorang. Faktor pertama yang mungkin menjadi penyebab adalah kesenjangan sosial yang berpotensi menimbulkan perasaan iri hati hingga tindakan kriminal seperti mencuri dan membunuh.
Faktor kedua yang mendorong kondisi ini terbentuk adalah nilai serta norma yang ada di masyarakat terlalu kendor, masyarakat cenderung tidak peduli tentang adanya perilaku yang tidak sesuai norma karena sibuk atau malah sudah tidak ingin membina pelaku.
Faktor ketiga bisa jadi karena pergaulan dari pelaku penyimpangan sosial. Pelaku tidak bisa menyaring mana yang baik dan tidak karena tidak adanya pendidikan karakter dan pengarahan dari orang tua maupun masyarakat. Masih banyak faktor-faktor yang mendukung timbulnya perilaku ini baik secara internal maupun eksternal.

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN, LINGKUNGAN HIDUP DAN OTONOMI DAERAH

Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya memerlukan sumberdaya alam, yang berupa tanah, air dan udara dan sumberdaya alam yang lain yang termasuk ke dalam sumberdaya alam yang terbarukan maupun yang tak terbarukan. Namun demikian harus disadari bahwa sumberdaya alam yang kita perlukan mempunyai keterbatasan di dalam banyak hal, yaitu keterbatasan tentang ketersediaan menurut kuantitas dan kualitasnya. Sumberdaya alam tertentu juga mempunyai keterbatasan menurut ruang dan waktu. Oleh sebab itu diperlukan pengelolaan sumberdaya alam yang baik dan bijaksana. Antara lingkungan dan manusia saling mempunyai kaitan yang erat. Ada kalanya manusia sangat ditentukan oleh keadaan lingkungan di sekitarnya, sehingga aktivitasnya banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan di sekitarnya.
Keberadaan sumberdaya alam, air, tanah dan sumberdaya yang lain menentukan aktivitas manusia sehari-hari. Kita tidak dapat hidup tanpa udara dan air. Sebaliknya ada pula aktivitas manusia yang sangat mempengaruhi keberadaan sumberdaya dan lingkungan di sekitarnya. Kerusakan sumberdaya alam banyak ditentukan oleh aktivitas manusia. Banyak contoh kasus-kasus pencemaran dan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia seperti pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah serta kerusakan hutan yang kesemuanya tidak terlepas dari aktivitas manusia, yang pada akhirnya akan merugikan manusia itu sendiri.
Pembangunan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat terhindarkan dari penggunaan sumberdaya alam; namun eksploitasi sumberdaya alam yang tidak mengindahkan kemampuan dan daya dukung lingkungan mengakibatkan merosotnya kualitas lingkungan. Banyak faktor yang menyebabkan kemerosotan kualitas lingkungan serta kerusakan lingkungan yang dapat diidentifikasi dari pengamatan di lapangan, oleh sebab itu dalam makalah ini dicoba diungkap secara umum sebagai gambaran potret lingkungan hidup, khususnya dalam hubungannya dengan pengelolaan lingkungan hidup di era otonomi daerah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

hubungan antara kelangkaan, permintaan, penawaran, dan harga